Saturday, June 5, 2010

Kiat Sukses Membuka Usaha Katering

Menggeluti bisnis makanan memang tidak ada matinya. Selain menghasilkan keuntungan yang tinggi, makanan juga menjadi kebutuhan pokok bagi setiap orang. Jadi, dimanapun, kapanpun, kita membutuhkan makanan sebagai sumber pokok kehidupan. Menekuni bisnis pembuatan makanan memang membutuhkan ketekunan dan keuletan yang tinggi. Karena yang menjadi pertimbangan utama dalam menekuni bisnis ini adalah cita rasa. Apabila makanan kita sudah sesuai dengan selera konsumen, maka dijamin pesananpun akan terus mengalir. Memang ini tidak dijamin seratus persen, karena ada juga konsumen yang selain mencari selera makan yang pas, tetapi juga mencari tempat yang sesuai.

Salah satu bidang yang bisa digeluti dari bisnis makanan adalah usaha katering. Katering biasanya dibutuhkan pada berbagai acara seperti pesta perkawinan, seminar, acara keagamaan, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut membutuhkan makanan dalam jumlah tertentu. Pada kegiatan-kegiatan tersebut, biasanya pihak penyelenggara menyewa jasa catering untuk menyiapkan makanan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, bisa disimpulkan berbisnis catering tidak mengenal kata jenuh.

Ketika kita ingin memulai usaha dalam bisang katering ini, maka yang pertama kali harus dipersiapkan adalah mental Anda. Karena untuk menghalang berbagai hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.

Setelah sekiranya beban mental sudah teratasi, maka hal berikutnya adalah masalah operasional. Dalam masalah operasional ini yang harus diperhatikan adalah pertimbangan kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha katering, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan. Namun untuk menjadi pengusaha katering juga tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak kita bisa melakukan perekrutan.

Persiapan berikutnya adalah tersedianya sarana dan prasarana. Tersedianya sarana dan prasaran tersebut bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa. Kalau harus menunggu sampai perlengkapan dimiliki dulu, sampai kapan harus memulai usaha, kecuali memang tersedia dana yang cukup untuk investasi ke bisnis katering untuk jangka panjang.

Setelah kelengkapan operasional terpenuhi, maka perlu diperhitungkan kemungkinan penggunaan modal kerja. Jika Anda mampu membangun relasi luas, kebutuhan modal kerja bisa tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan baku misalnya, apabila sudah mempunyai langganan dan pemasok tetap, bisa diharapkan dapat dirundingkan cara-cara pembayaran secara mundur. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa diharapkan dana dari uang muka pemesanan. Kekurangan peralatan bisa disewa dengan pembayaran di belakang, hanya cukup menyelesaikan uang mukanya saja. Untuk seterusnya, kekurangan dana yang tidak mungkin bisa diundurkan, bagaimanapun juga harus tetap disediakan. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar.

Selanjutnya adalah masalah pemasaran, yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah lokasi bisnis. Perusahaan katering, mengingat sifat pekerjaannya adalah memburu pasar dimanapun juga, maka lokasi bisnis memang tidak harus mempertimbangkan yang strategis. Usaha katering dapat dioperasikan di mana saja, sementara dapat memanfaatkan ruangan dari bagian rumah pribadi Anda. Tetapi untuk dapur, diusahakan paling tidak ada jalan yang dapat dilewati mobil. Sebab kalau usaha berkembang, kendaraan inilah yang akan merupakan alternatif pengangkutan.


sumber : http://bisnisukm.com/

DUNIAMU adalah PIKIRANMU

” Hidup seseorang adalah apa yang dijadikan oleh fikiran-fikirannya. “
( Narcys Aurelius )

Betapa orang-orang kini terlalu disibukkan dengan apa yang ada dalam fikirannya. Tidak salah memang, namun mari kita lihat, apa yang lebih sering kita fikirkan. Pejamkan mata anda dalam 1 (satu) menit saja, dan fikirkan tentang satu hal yang ingin anda lakukan !

…Apa yang anda PIKIR-kan sekarang?…
Tak ada sesuatu yang tampak jelas selain sebuah pemikiran. Segala sesuatu yang terjadi, maupun yang akan terjadi, semuanya kembali kepada apa-apa yang difikirkan oleh setiap orang, setiap waktu, dan setiap saat selama masih ada orang-orang yang berkeinginan untuk hidup.

Namun amat disayangkan, masih ada saja orang-orang diluar sana yang merasa bingung akan jati dirinya. Betapa banyak waktu yang disia-siakannya untuk hal-hal yang kurang berguna, sedangkan ada hal lain yang sangat berguna bagi dirinya, namun sayang, hal itu tak terfikirkan olehnya.

Perbedaan antara orang yang hidup dan yang mati selain nafas adalah kemampuannya untuk berfikir. Namun sayang, hampir sebagian besar aktifitas yang kita lakukan lebih dikarenakan faktor rutinitas belaka, bukan merupakan hasil pemikiran luar biasa sebelumnya.

Lalu apa yang kita dapat? Aktifitas yang kita dapat karena rutinitas, biasanya merupakan aktifitas sampah yang tidak berguna untuk pengembangan diri kita.Sedangkan aktifitas yang muncul karena hasil pemikiran sebelumnya, merupakan perhiasan yang amat berharga, karena ia tidak akan mungkin ditiru oleh manusia yang lainnya.
Lihat kembali diri anda sekarang!

Buatlah daftar aktifitas yang telah anda lakukan 1 (satu) hari ini saja. Kemudian perhatikanlah, berapa waktu yang sebenarnya anda gunakan untuk aktifitas yang betul-betul sejalan dengan MIMPI anda, CITA-CITA anda, VISI MISI Perusahaan anda bekerja.
Betapa banyak hal-hal yang tidak berguna yang telah kita kerjakan hari ini,
hanya karena alasan “ supaya saya kelihatan bekerja…“ Pikirkanlah !

Pengalaman Adalah Guru Terbaik Untuk Perjalanan Hidup Dan Bisnis Anda

Anda pernah nonton film berjudul Kungfu Panda? Anda suka? Kesan apa yang Anda dapat? Kalau saya, cuma kalimat ini yang saya ingat, "yesterday is history, tomorrow is mystery, today is a gift."

Kelihatannya kalimat itu sederhana. Tapi kalau dipikir-pikir, benar juga ya. Rasanya saya jadi punya kekuatan lebih setelah mendengar kalimat itu. Ajaib ya? Cuma kata-kata dalam film tapi bisa membuat orang menjadi lebih kuat.

Tidak banyak orang yang sanggup memanfaatkan hidup secara maksimal. Umur yang panjang kadang-kadang hanya lewat begitu saja tanpa kita berbuat hal yang berarti. Waktu berjalan cepat. Tanpa terasa tahu-tahu kita sudah tua. Tapi, coba apa Anda pernah berpikir begini, ”apa saja ya yang sudah saya dapat sampai detik ini? Hal hebat apa yang sudah pernah saya raih?”

Well, well, well. Inilah saatnya kita beresolusi. Hmmm, harus ada waktu untuk kita berhenti sejenak dari segala aktivitas. Dan, kita buat sederet panjang pertanyaan yang harus kita ajukan pada diri kita sendiri. Ya, buat angket untuk diri kita sendiri. Dan hanya kita yang harus menjawab semua pertanyaan yang ada. Di sini akan ketahuan, apakah kita sudah hidup sesuai kemauan kita? Sudah berhasilkah kita?

Kita harus jujur pada diri sendiri. Kalau memang kita sudah memboroskan waktu sia-sia, jangan takut untuk mengakui. Kalau memang terlalu banyak kesalahan yang kita perbuat, ya kita boleh menyesal. Tapi, menyesal saja tidak cukup. Kita masih punya waktu ke depan. Waktu yang masih menjadi misteri. Misteri itu hanya kita yang bisa memecahkan. Tinta mana saja yang akan Anda torehkan di lembar-lembar kosong kita?

Begitu pula yang terjadi dalam bisnis. Sepanjang apa bisnis Anda sudah berjalan? Target apa yang sudah berhasil dicapai? Apa saja kesalahan yang pernah terjadi dalam bisnis Anda? Kegagalan apa yang tak pernah Anda lupakan?

Yesterday is history. Artinya, kita harus belajar dari apa yang sudah terjadi. Kalau kemarin Anda gagal menjual 100 produk, bukan berarti besok Anda akan gagal lagi. Today is a gift. So, selama Anda mampu memanfaatkan hari ini sebaik mungkin, saya percaya misteri bisnis Anda ke depan tidak akan membuat Anda khawatir.

Kalau hari ini Anda bangkrut. Hutang perusahaan membumbung tinggi. Semua harta sudah disita bank. Apa yang akan Anda lakukan? Sedih boleh, marah boleh, uring-uringan juga boleh. Tapi, asal produktif. Meluapkan perasaan, emosi itu kadang-kadang bagus juga untuk kesehatan. Asal, jangan kebablasan.

Selebihnya, lebih baik manfaatkan hadiah yang diberi Tuhan untuk Anda. Bersyukurlah hari ini Anda masih diberi waktu, masih diberi hidup. Artinya, Anda masih punya kesempatan untuk bangkit lagi. Meski tertatih-tatih, Anda tidak boleh hilang kendali. Saat-saat sulit hari ini akan berbuah manis di masa yang akan datang. Percayalah. Tuhan bukan cuma menguji kesabaran Anda, tapi juga menguji kreativitas Anda. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Belajarlah dari sana. Kalau Anda pernah berhasil, saya yakin Anda bisa lebih berhasil lagi.

Bisnis adalah sebuah seni. Menikmati seni berarti merasakan keindahan. Bukan cuma saat-saat sukses saja yang harus Anda nikmati, tapi kegagalan juga. Kalau sudah begitu, Anda akan tahu bagaimana indahnya kehidupan. Ingat, tanpa rasa sakit kita tidak akan tahu bagaimana rasanya senang. Benar begitu?

Penulis : Siswo Nugroho

Dari Sekedar Hobi Menjadi Bisnis Yang Menguntungkan

Bisnis merupakan hasil kecintaan kita terhadap sesuatu. Bisnis tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bahkan seseorang bisa memulai bisnis dari hobinya. Apakah Anda salah satunya? Jika Anda senang membuat aneka kerajinan dengan kreasi Anda, maka ini adalah peluang besar untuk mengembangkan hobi Anda. Hobi ternyata bisa mendatangkan keuntungan.

Dari sekedar hobi menjadi bisnis yang menguntungkan dan dapat mendatangkan tambahan penghasilan dalam jumlah yang tidak sedikit. Hal utama yang diperlukan dalam mengembangkan bisnis adalah komitmen. Aneka kreasi Anda bisa dijadikan souvenir/cinderamata. Salah satu kerajinan yang bisa dijadikan souvenir adalah handuk.

Saat ini, souvenir berbahan handuk banyak diminati. Hasil kreasinya mirip dengan roti tart atau cake sehingga biasa disebut dengan `towel cake`. Tentu sudah banyak kreasi towel cake saat ini. Namun bagi Anda yang memiliki tangan-tangan kreatif tentu memiliki segudang ide untuk membuat towel cake dengan design yang jauh lebih cantik.


Kerajinan towel cake ini banyak diminati oleh anak-anak, remaja ataupun orang dewasa. Bentuknya yang unik dan mirip dengan cake atau tart membuat orang menyenangi produk ini. Kegunaan kerajinan ini adalah sebagai souvenir ulang tahun, hantaran pernikahan, souvenir pernikahan, hadiah ulang tahun, dll.


Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang mudah didapat dan murah. Hal yang diperlukan dalam membuat kerajinan adalah kreatif. Dengan kreativitas, akan tercipta bentuk-bentuk baru untuk towel cake.

Harga untuk bahan baku (handuk) bervariasi sesuai dengan kualitas bahan yang dipilih. Sedangkan bahan pendukung lainnya seperti pita, tempat cake (terbuat dari mika), hiasan buah dan kain sebagai hiasan dan lain-lain memiliki harga yang terjangkau.

sumber : http://bisnisukm.com/

Good Corporate Governance

Apa sesungguhnya Good Corporate Governance itu? Bila diterjemahkan secara awam bisa diartikan antara lain dengan istilah Mengurus Perusahaan Secara Baik. Bagaimana mengurus perusahaan secara baik? Di sinilah Good Corporate Governance mengajarkan prinsip-prinsipnya.

1. Transparasi
Yaitu mengelola perusahaan secara transparan dengan semua stake holder (orang-orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dengan aktivitas perusahaan). Di sini para pengelola perusahaan harus berbuat secara transparan kepada penanam saham, jujur apa adanya dalam membuat laporan usaha, tidak manipulatif. Keterbukaan informasi dalam proses pengambilan keputusan dan pengungkapan informasi yang dianggap penting dan relevan.

2. Accountability
Yaitu kejelasan fungsi, struktur, sistem dan pertanggungjawaban dalam perusahaan, sehingga pengelolaan perusahaan dapat terlaksana secara efektif dan efisien. Manajemen harus membuat job description yang jelas kepada semua karyawan dan menegaskan fungsi-fungsi dasar setiap bagian. Dari sini perusahaan akan menjadi jelas hak dan kewajibannya, fungsi dan tanggung jawabnya serta kewenangannya dalam setiap kebijakan perusahaan.

3. Responsibility
Yaitu menyadari bahwa ada bagian-bagian perusahaan yang membawa dampak pada lingkungan dan masyarakat pada umumnya. Di sini perusahaan harus memperhatikan amdal, keamanan lingkungan, dan kesesuaian diri dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat setempat. Perusahaan harus apresiatif dan proaktif terhadap setiap gejolak sosial masyarakat dan setiap yang berkembang di masyarakat.

4. Independensi
Yaitu berjalan tegak dengan bergandengan bersama masyarakat. Perusahaan harus memiliki otonominya secara penuh sehingga pengambilan-pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan otoritas yang ada secara penuh. Perusahaan harus berjalan dengan menguntungkan supaya bisa memelihara keberlangsungan bisnisnya, namun demikian bukan keuntungan yang tanpa melihat orang lain yang juga harus untung. Semuanya harus untung dan tidak ada satu pun yang dirugikan.

5. Fairness
Yaitu semacam kesetaraan atau perlakuan yang adil di dalam memenuhi hak dan kewajibannya terhadap stake holder yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan harus membuat sistem yang solid untuk membuat pekerjaan semuanya seperti yang diharapkan. Dengan pekerjaan yang fair tersebut diharapkan semua peraturan yang ada ditaati guna melindungi semua orang yang punya kepentingan terhadap keberlangsungan bisnis kita.

sumber : http://bisnisukm.com/

Friday, June 4, 2010

KEGAGALAN yang MENYENANGKAN

“ Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidam-idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan. “
( Mario Teguh )

Siapa yang tidak ingin hidup senang atau bahagia? Tentu kita semua berharap bahwa kita hidup dengan diliputi dengan kebahagiaan, kesenangan yang tentu akan membuat hidup kita ini lebih berarti dan punya makna.

Dapat dibayangkan jika kita hidup dalam kondisi yang sebaliknya, hidup kita diliputi dengan derita, kesedihan, kesusahan tiada tara, tentu hidup ini hanya semakin menyesakkan dada kita saja.

Namun siapa kira, jika kesenangan yang kita damba-dambakan ternyata berujung petaka. Dan siapa kira justru kesedihan penderitaan hidup yang kita alami justru menjadi bahan bakar yang cukup ampuh untuk merubah jalan nasib yang kita punya kedepannya.

Banyak orang merasa bangga dan lupa diri ketika mendapatkan sedikit nikmat dari cita-citanya, padahal mungkin apa yang ia rasakan barulah kulit luarnya saja. Tetapi karena teramat senangnya, maka ia pun menjadi lupa akan tujuan utamanya. Karena kulitnya yang indah, maka kita pun lupa akan daging buahnya. Karena teramat bahagianya, kita pun lupa dan hanya membangga-banggakan apa yang ada didepan mata, tetapi kita justru terlupa bagaimana cara kita menjalani heri berikutnya.

Betapa tidak kita lihat bangsa kita ini, di era tahun 70-an masyarakat dari negara tetangga banyak yang belajar di negara kita. Namun saat ini, justru negara kitalah yang menjadi tertinggal kualitas pendidikannya dari negara tetangga. Bisa jadi kita dahulu terlalu merasa bangga dan lupa diri, pada akhirnya kita sendiri yang jatuh dalam ketertinggalan dari “mantan” murid kita.
Betapa banyak generasi muda sekarang yang justru bangga akan status dan harta kekayaan orang tuanya. Tetapi ia sendiri justru lupa, apa yang bisa dibanggakan dari dalam dirinya. Ia hanya bisa bercerita bangga hasil karya keluarga dan sanak sauaranya, tapi ia selalu akan terdiam dan menunduk malu ketika ditanya hasil jerih payahnya.

Berhati-hatilah, jangan samapai kita semua menjadi bagian dari golongan orang-orang yang cepat puas dan mudah lupa diri. Kebahagiaan bukanlah akhir dari sebuah cita-cita yang kita kejar dan kita punya, namun kebahagiaan akan lebih berarti jika kita maknai sebagai bahan bakar tambahan untuk mewujudkan cita-cita kita selanjutnya.

Inspirasi dari : Mario Teguh.
sumber : http://bisnisukm.com/

“Indahnya Kata Maaf”

“ Cara yang benar dan terhormat untuk membunuh musuh adalah dengan tidak membunuhnya.
Dengan kebaikan, anda mungkin dapat mengubahnya sehingga ia berhenti menjadi seorang musuh, dan musuh anda pun akan burkurang satu. “

Didalam kita menjalani kehidupan ini, tentu banyak halangan mapun rintangan yang menghadang. Bahkan untuk sebagian orang, untuk mewujudkan cita-citanya, tujuannya, ia pun rela untuk mencelakai, atau menyakiti orang-orang yang ada disekitarnya.
Kebulatan tekad yang kuat, namun tidak disertai oleh kesiapan batin yang cukup, maka hanya akan menghasilkan jiwa-jiwa yang rapuh, kosong, yang hanya melihat dari sudut pandang dirinya saja. Ia korbankan hati nuraninya, demi mimpi yang ia dambakan selama ini.


Tak ayal jika dalam sebuah tim kerja, dalam sebuah perjalanan bisnis sebuah usaha, banyak diantara kita yang merasa tersakiti oleh sikap orang-orang seperti tadi. Tak akan disangkal, bahwa sikap mereka sempat menyita waktu kita untuk berfikir tentangnya. Namun apa yang mampu kita lakukan, bukankah hal itu suda terlanjur dianggap sebagai budaya kerja Negara kita? Amat disayangkan jika waktu dan fikiran kita hanya tersita oleh sikap orang-orang yang selalu senang tertawa diatas derita orang lain.

Maafkan, ikhlaskan, karena bisa jadi hal tersebut merupakan ujian bagi diri kita, didalam membangun mental kita yang baru dan mengembangkan jiwa kita yang haus akan sebuah tantangan.

Anda tidak akan mungkin dapat mencapai puncak kesuksesan, jika anda terus memikul beban kebencian, dendam, dan kepahitan hidup. Hal ini bisa jadi merupakan beban yang berat, dan kemungkinan untuk mengembangkan potensi anda semaksimal mungkin tidak mungkin terlaksana dengan ketiga beban tersebut dipundak anda.

sumber : http://bisnisukm.com/